Archive for category Medan

Date: March 12th, 2010
Cate: Medan, Tebing, Uncategorized
7 msgs

Resepsi Pernikahan Ronald & Ovie – 21 Maret 2010

Acara Resepsi Pernikahan Ronald & Ovie

Hari : Minggu, 21 Maret 2010
Tempat : Jln. Pelajar Pasar III Marendal I (Rumah Mempelai Wanita)

Bagaimana Anda Bisa Sampai Ke Tempat Kami?
Dari Terminal Amplas:
Naek Angkot (135 Medan Bus) turun di simpang Tri Tura, lewat Maju bersama beberapa meter saja, setelah itu naek angkot menuju Pasar III Marindal I (<5km).

Angkot yang menuju ke lokasi resepsi memiliki batasan jam layanan, malam hari sudah tidak ada lagi yang beroperasi. Kondisi Jalan Mulus (aspal beton), jauh berbeda dengan beberapa tahun yang lalu.

Naek Betor (becak motor), angkutan ini dengan mudahnya kita jumpai di sepanjang Jalan Marindal I, jika mau hemat lagi setelah naek angkot – turun di Simp. Tri Tura, Anda mulai bertransaksi dengan om-Tukang Betor.

Silahkan bertanya di sepanjang jalan besar Marindal I, dengan kata-kunci sbb:

#marindalsatu #lewatKongsi #kebunkopi #pasar3 #pesantrenAl-Husna

Lihat undangan (lokasi)
more))

Date: April 27th, 2009
Cate: Linux, Medan
1 msg

Cuap, Adopsi Linux: Kenapa & Bagaimana @ ST Teknik Harapan

Acara seminar yang diselenggarakan oleh HMJ Teknik Informatika – Sekolah Tinggi Teknik Harapan Medan yang bertempat di Jalan HM Joni berjalan dengan baik. Meskipun ada beberapa ‘kejadian yang kurang menyenangkan’ sebelum acara dimulai. Namun, tetap saja syukur alhamdulillah acara intinya tidak terkendala.

Acara yang dihadiri tidak kurang dari 109 peserta dari kalangan mahasiswa ST Teknik Harapan, Unimed, LP3I, Amik Kesatria, plus dosen aku sendiri – Pak Tulus yang menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknik Informatika di STTH. Terima kasih atas dukungan dan kesempatan yang diberikan beliau.

Selain pihak yang disebutkan diatas tadi, terima kasih atas dukungan kawan-kawan yang tergabung dalam komunitas AwakMedan, Tech Production, Kreativo, dan Antarmedia Network. Menapaki langkah selanjutnya.

Date: March 25th, 2009
Cate: Linux, Medan
5 msgs

Cuap-cuap Linux di Prapanca FM

Beberapa hari yang lalu, Minggu siang aku menerima telepon dari Bang Benny – XL. Menawarkan untuk mengisi acara IT’s Time di Radio Prapanca FM (Trijaya Network – MNC) dengan topik seputar “Linux”. Program acara ini sendiri masih seumur jagung – 2 kali siar, dimana edisi perdana berbincang seputar Blackberry. Dan kali ini giliran Linux yang akan diangkat. Bagiku, ini menarik – Medan yang relatif jarang mengangkat seputar IT (Informasi Teknologi) khususnya di media radio, maupun televisi. Jadi, media penyebaran informasi semakin bertambah.  Awalnya topik yang akan diangkat seputar Linux saja, namun di sore hari terjadi perubahan bahwa tidak hanya pembicara Linux saja yang hadir, Windows juga nimrung. Wah, abang yang satu ini rupanya, Andri Aulia. Sempat komunikasi via chatting. Akhirnya ketemuan disini. Tak kirain siapa.

Paparan yang umum tentang Linux, seperti pemangkasan biaya lisensi, dukungan, kebutuhan apa yang cocok & tidak dapat dipenuhi dengan menggunakannya saat ini. Hingga peluang usaha yang bisa digarap bagi pemain lokal.

Untuk memulai sesuatu hal yang baru itu – memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari rasa deg-deg-an, hingga seoptimal mungkin mengulas dengan menggali referensi kembali hal-hal yang mungkin terlupakan.

Date: March 15th, 2009
Cate: Medan
5 msgs

Lah, Kok Jadi Banjir Debian

Beberapa hari yang lalu kami sempat mendapat musibah – kebanjiran. Yang sebelumnya kawasan ini belum pernah didatangi ‘air yang berlebihan’ di lorong kecil ini. Tempat untuk menghabiskan waktu – tidur, ngenet, diskusi. Bagiku ini merupakan pengalaman kali pertama sejak berada di kota ini, benar-benar menyesakkan dada karena tidak hanya sekedar membersihkan ruangan yang kotor namun harus diganjar mahal dengan rusaknya beberapa alat elektronik punyaku dan punya kawan awak satu ini. Tak ketinggalan tentunya baju dan buku, kasur juga direndam air. Penyebabnya adalah drainase yang tidak baik. Kerja keras sudah dilakukan sebelumnya oleh kawan awak ini sebelum aku sampai di rumah. Karena pada saat itu lagi liburan, ceileh… pulkam alias pulang kampung ato mudik. Jadi setelah menerima sms langsung balik, mengingat perjuangan yang dilakukan pasti begitu berat. Makasih ya wak!

1 unit hi-fi, 2 unit notebook sudah jadi korbannya. Alhamdulillah masih bisa dimamfaatkan, proses pembongkaran, pengeringan dan dikipasi beberapa hari terus dilakukan. Karena keterbatasan perangkat kerja dan kemampuan membongkar barang-barang ini alias takut kena sindrom montir kabanjahe (bautnya lebih satu). Akhirnya dibawa juga ke toko komputer dekat rumah.

Hanya sedikit timbul masalah di sistem dan perangkat keras yang setelah dibongkar, sistem operasi yang sedikit aneh, tombol yang sedikit tertukar tempat fungsinya (CTRL & FN), tentunya masih menggunakan windows. Disarankan untuk menginstall ulang sistemnya. Ssst.., sebenarnya ini adalah laptop pertama yang aku miliki jadi baru beberapa minggu digunakan. Singkat kata kuputuskan untuk melepaskan keakutan terhadap si win32.exe. Pilihan saat ini jatuh kepada distro BlankOn 4.1 dengan permak-an tampilan Mac OS/X Leopard.

Sejauh ini belum terkendala untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti pengolah dokumen, pengolah gambar, pengolah audio/video. Namun, masih ada pr yang harus dilakukan wireless-nya belum berfungsi. Tidak mau berasosiasi dengan AP (access point) di zona publik Internet kampus. Kenapa juga ya? Ntar insyallah besok dibawa ke kantor aja untuk test apakah dia cukup bersahabat dengan AP DLink 2100AP+.

Wah, sepertinya suara dari komputer wak satu ini sudah terdengar. Debian 5.0 Lenny juga disandingkan di mesin low-end. Pentium III 800 Mhz, RAM 128 MB menjadi tempat browsing dan penyimpan data. Selamat tinggal win32.error. Halax… dari banjir air sekarang banjir debian di AMNet. Bagi yang ingin ambil iso Debian 5 Lenny silahkan datang ya, saat ini sudah 13 iso/cd yang diunduh. Masih dicicil lagi. Sabar ya!

Update:**
Wirelessnya sudah berfungsi normal, cukup dengan memperbaharui kernel
$ sudo apt-get –reinstall instal llinux-image-2.6.27-11-generic

Date: September 22nd, 2008
Cate: Medan

Menikmati Fenomena Halo Matahari di Medan

Salah seorang rekan kerja masuk ke ruangan sambil menengadah langit dari jendela kaca ruangan kami, tidak lain ingin melihat satu fenomena alam. Karena hanya sebagian lingkaran saja yang terlihat, beranjak turun dan melihat langsung ke luar gedung untuk menunaikan ibadah shalat dhuzur.

Fenomena ini disebut, “optik halo”, yaitu cincin pelangi yang mengitari matahari disebut atau bisa disebut “halo” akibat pembiasan cahaya. Pada tahun yang lalu, tepatnya 15 Ramadhan 1428 H, seperti tulisan Mas Jay, kejadian serupa juga terjadi. Kali ini 22 Ramadhan 1429 H, masyarakat Medan dapat menikmatinya . Subhanallah

Hal senada juga dilansir oleh OkeZone.com, lihat.

Date: September 10th, 2008
Cate: Indonesia, Medan, Wacana
5 msgs

Bahasa Indonesia – Hingga Kapan Riwayatmu?

Mulai dari sekolah dasar kita suda mengenal pelajaran bahasa Indonesia, dan mungkin sehari-hari menggunakan bahasa Indonesia sebagai komunikasi. Salah satu pelajaran yang masih ingat, walaupun tidak begitu membekas terlalu dalam adalah pelajaran bahasa Indonesia yang diajarkan oleh Ibu Dewi sekaligus sebagai wali kelas semasa sekolah menengah pertama di SMP Negeri 2 Tebingtinggi.
more))

Date: August 23rd, 2008
Cate: Medan
4 msgs

Kualitas Produk Lokal == Produk Luar Negeri, dimana?

Malam minggu kemarin bertemu dengan Bembenk – mantan senior di rumah makan GriyaSari. Banyak hal yang kami bicarakan mulai dari panggung politik, dengan anggapan diantara kami cukup banyak pengetahuan dalam dunia perpolitikan Indonesia saat ini, yang silam maupun hari yang akan datang. Bahasan yang cukup hangat, bukan? Siapa yang menggantikan Kepala Polisi Republik Indonesia, bakal calon presiden berikutnya hingga perilaku partainya. Ah, anggap saja saat itu, kami sedang berkabaret ria. Tidak terlepas mengulang cerita ketika di kampus. Wah, butuh lembaran khusus bahasan yang satu ini.
more))