Telkomsel Flash + OpenDNS
“Tak ada rotan – akar pun jadi”. Istilah ini sudah akrab didengar telinga, yang menyatakan melakukan suatu kegiatan diluar keadaan yang biasanya. Lazimnya ungkapan ini ingin menyampaikan suatu kegiatan/aktivitas dengan menggunakan sesuatu alat bantu yang minim dibanding dengan kebiasan yang dilakukan. Ya, begitulah kondisi jaringan – alat bantu yang ada saat ini yang biasa digunakan dalam berselancar di dunia maya. Meskipun demikian, aku tetap menggunakan akar rotan ini – yang dulunya rotan (hi
).
Sudah beberapa hari belakangan ini bagi pengguna telkomsel flash tidak mendapatkan layanan yang memuaskan. Seperti secara interval koneksi yang sedang terhubung akan terputus, laporan dari kawan2 yang menggunakan layanan ini kurang lebih per 15 menit, kalau aku & kawan se-rumah tidak lebih dari 10 menit kami harus menunggu koneksi terhubung lagi. Disamping itu, meskipun sudah terhubung jalur pita lebar yang diberikan tidak lebih dari pita lebar GPRS (8kBps). Tentunya lokasi akses sudah didukung oleh jaringan HSDPA. Dan malam ini bermaksud menggunakan akar rotan ini karena ingin sekedar berselancar karena di rumah lagi sepi, namun yang terjadi malah menambah daftar ketidakpuasan layanan ini, dimana kondisi sudah terhubung namun browsing tidak bisa dilakukan. Uhh… akhirnya penasaran muncul! Mengapa kok bisa begini. Tentunya dugaan yang pertama melihat apakah komputer ini sudah menerima layanan DNS yang diberikan provider. Tentunya, ada! Usut punya usut, respons dns provider sedikit lambat menjawab permintaan yang kulakukan.
Akhirnya terpaksa menggunakan layanan OpenDNS atau layanan gratis dalam negeri Nawala dns lainnya.
Tak ada gading yang tak retak! Tak ada rotan, akarpun jadi. Ehh.. Hehe

REPLY))
Derita pengguna Internet di bulan Suci … cobaan untung ada Open DNS… yayaya
REPLY))
dan akhirnya bisa cepet gitu? saya masih pakai im2. harusnya telkomflash bagusan loh ya. smoga bisa lebih baik aja deh biar blogger tetap eksis hehe. salam kenal ya mas ronald