Date: September 2nd, 2009
Cate: Wacana
Tags: , ,  

Renungan: Less Internet, Kodar yEs (LIKE)

Ketika para awak Medan sedang sibuk mempersiapkan kegiatan Pesta Blogger Chapter Medan 2009, sang pramusaji Griya Sari Cafe sedang dihadapkan ragamnya pesanan pelanggan untuk menyajikan bukaan di meja masing-masing, dan sebagian penumpang di dalam angkot tampak bosan melihat ulah sopir yang ugal-ugalan di jalan raya, serta di ujung nan jauh disana – tim kreatif Lintasarta sedang menjaring ide segar dari pencipta ide dalam kompetisi Creative Solution Awards, ternyata aku sudah kehabisan energi mengurusi keperluan pribadi sendiri. Melaju dengan kecepatan penuh, meskipun sesekali harus terhenti sejenak untuk mendinginkan mesin produksi ini. Itulah tanggung jawab yang harus diemban saat ini.

Sementara Ramadhan sudah terlalukan 1/3 bulan, berharap segala amal ibadah inii diterima oleh Allah Azza wazalla, terpikir dalam renungan “Apakah makna dari manusia adalah makhluk sosial?” Kita semua kemungkinan kecil tidak mengetahui makna dari pertanyaan dalam renungan diatas. Ya, tidak lain manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa interaksi dengan orang lain, itu seperti kata guru-guru sekolah di kampung (seingatku). Namun, berapa banyak dari manusia saat ini hampir tidak menyandang predikat tersebut. Komunikasi merupakan interaksi antara dua atau lebih manusia untuk lebih mengenal satu sama lain. Dengan pemamfaatan teknologi yang ada, seperti Updates Status di Facebook, kejadian yang dilalui sehari-hari diceritakan di dalam diari online atau blog. Jika ingin berkomunikasi aktifkan saja Instant Messaging aplikasi (Y!M, MSN, GTalk).

Apakah hal itu sebanding dengan interaksi langsung? Bertemu, bersapa, bercanda, tertawa, dan bercengkrama secara langsung tentu lebih asyik dilakukan. Momentum Ramadhan ini, yang tidak terkendala dengan jarak & tempat ada baiknya melakukan kegiatan itu secara langsung, salah satunya adalah memamfaatkan mesjid sebagai tempat bersilahturahmi selain menjadi tempat beribadah. Indah, bukan?

1 Comment

  1. September 3rd, 2009
    REPLY))

  2. wah, bro,,, tulisan nya mantab… walao rada2 berat… tapi emang ada benar nya… interaksi (tatap muka) memiliki arti tersendiri,,, jauh melebihi facebook, ym dsb. Tapi, ym, facebook, dll.. merupakan sarana yg mempersingkat jarak dan waktu tentunya. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan yg harus diterima seperti kata pepatah yg ane tambah2in sendiri hehehhehehe “perubahan itu pasti, tapi siap ato tidak nya manusia menerima perubahan” dan nurani lha yg bisa menjawab nya. Facebook, merubah seorang pendiam menjadi begitu terbuka (pemalu) ato sebaliknya. Terkadang dunia maya, memunculkan identitas ato malah sebaliknya. Kayak sulap ya…. Internet dan kemajuan teknologi menambah kompleks kehidupan kita, dan benar2 hampir merubah pola pikir masyarakat dunia. Ternyata Edison benar,,, hahahahahahha peace,,,

    oh ya, blog ente ane jadiin link di blog ane,,, buat link jg ya bro…….. see u

    samlekom

    1F

Leave a Reply

 Name

 Mail

 Home

[Name and Mail is required. Mail won't be published.]